Ronaldo Terkena Tembak Setelah Pembukaan Olimpiade Rio

ronaldo-terkena-tembak-setelah-pembukaan-olimpiade-rio

Ronaldo Terkena Tembak Setelah Pembukaan Olimpiade Rio

Ronaldo Terkena Tembak Setelah Pembukaan Olimpiade Rio

Ronaldo Terkena Tembak Setelah Pembukaan Olimpiade Rio, yang di adakan di Stadion Maracana Rio de Janeiro, Ronaldo Tewas diTembak Petugas

medrecordstogo.com – Insiden itu terjadi saat Korban sempat menganggu Penonton lain yang ingin keluar dari stadium Maracana, dan salah satu Petugas keamanan di Macarana terpaksa menembak mati Korban.

Tetapi Seorang Fotografer Associated Press mempunyai Versi yang berbeda, mereka mengaku mendengar beberapa kali letusan senjata api, yang membuat para penonton Lari dan bersembunyi di balik mobil.

Pelaku kemudian berjalan dari lokasi kejadian dan kabur dengan mobil ke arah parkiran kampus. dan kemudian di temukan seorang pria tewas tidak jauh dari tempat pembukaan Olimpiade rio 2016.

Namun sampai skrang Penyebab nya masih di selidiki dengan benar, Menurut Pihak kepolisian brazil, korban berhasil di identifilasi bernama Ronaldo Marques de Sauza, polisi menyebut si korban adalah pelaku kejahan berumur 22 tahun.

Pemerintah Brasil telah mengerahkan ribuan polisi dari berbagai wilayah untuk mengamankan jalannya pertandingan Olimpiade Rio 2016. Total 85 ribu petugas keamanan telah diterjunkan. Menurut pihak kepolisian, petugas yang menembak Ronaldo berasal dari wilayah diluar Rio de Janeiro, tapi tidak bersedia merincinya.

Seperti dilansir USAToday, setelah polisi dan petugas medis tiba, petugas tampak memberikan pertolongan kepada korban yang darahnya telah menggenangi jalan. Pihak kepolsian menambahkan, mereka masih akan melanjutkan proses penyelidikan terhadap penembakan tersebut.

Ini adalah Kasus penembakan kedua yang memakan korban di Rio dalam sepekan ini. Kedua kejadian ini juga sama-sama punya versi yang berbeda-beda.

Sebelumnya, seorang diplomat Rusia juga dikabarkan telah membunuh pria yang berusaha merampoknya saat turun dari mobil. Namun belakangan ini, Kedutaan Besar Rusia justru membantah salah seorang personelnya terkait dalam peristiwa penembakan tersebut.

Gosip keamanan memang menjadi salah satu masalah yang mengganggu jalannya Olimpiade 2016. Tingginya angka kriminalitas di Brasil membuat petugas keamanan harus bekerja ekstra mengamankan acara ini. Setidaknya 85 ribu personel diterjunkan untuk menjaga Olimpiade Rio 2016.

Tinggalkan komentar